Tersembunyi dalam Diam

Tidak setiap rasa mampu terungkapkan secara gamblang, adakalanya rasa itu lebih baik tersembunyi dalam diam. Biarkan dia menjadi rindu yang menggunung menjulang tinggi dengan segala keistimewaan yang tercipta. Saat tidak ada satupun dari elemen kehidupan yang tahu, namun masih ada Dia sang pemilik kehidupan yang mengetahuinya.

Biarlah Rasa itu menjadi asa, menjadi serpihan-serpihan semangat dan bumbu pelengkap dalam perjuangan, meski mulut tak mampu bicara maka akan selalu ada hati yang berbisik merdu menyuarakan isi dari sebuah rasa. Lantas mengapa kita lebih sering risau terhadap rasa. Padahal dia dengan nyamannya bertahta didalam hati. Meski tidak dipungkiri jika dia  terkadang sering bersinggungan dengan hal lain. Dan lagi kedudukannya itu sesekali tidak bisa kita jamah dengan mudah, tidak bisa kita atur sesuka hati keberadaannya. Rasa itu ada diluar batas kemampuan kita. 

Biarlah~ biarkan rasa menjelma didalam hati. Dan hanya si hatilah yang mengetahui keberadaan si rasa, siapa pemiliknya serta siapa yang akan menjadi labuhan si rasa.
24 April 2017

iLuam–

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s